Barru – Pemerintah Kabupaten Barru terus mematangkan implementasi layanan publik berbasis digital yang baru saja diluncurkan. Sehari setelah peresmian Call Center Darurat 112 dan sejumlah aplikasi layanan daerah, Bupati Barru menggelar coffee morning bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (28/1/2026).

Pertemuan tersebut difokuskan pada evaluasi awal serta kesiapan teknis operasional layanan Call Center 112 dan aplikasi digital daerah. Beberapa hal strategis yang dibahas antara lain penentuan lokasi pusat layanan, penyelarasan peran antar-OPD, upaya menjaga stabilitas layanan yang telah berjalan, hingga peningkatan kecepatan dan ketepatan respons terhadap aduan masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati Barru menekankan bahwa kehadiran Call Center 112 dan aplikasi digital seperti Singgah Di Barru, Si-GAPDes, PPID, dan Si-PeNDTING harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi program formalitas.
“Layanan ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai hanya berhenti pada seremoni tanpa implementasi yang jelas,” ujar Bupati.

Bupati juga meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Barru untuk melakukan pemetaan kebutuhan di setiap OPD yang terlibat langsung, baik dari aspek sumber daya manusia, sarana dan prasarana, maupun dukungan sistem teknologi.

Selain kesiapan teknis, penguatan koordinasi lintas OPD dan penyesuaian jumlah personel sesuai kebutuhan dinilai penting agar Call Center 112 mampu beroperasi secara maksimal dan responsif dalam menangani laporan masyarakat.

Melalui forum ini, Bupati Barru berharap seluruh OPD terkait segera menindaklanjuti hasil pembahasan dan memastikan seluruh layanan digital daerah dapat berjalan optimal, cepat, dan tepat sasaran demi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Barru.