Makassar – Masyarakat memiliki peran penting dan krusial dalam mewujudkan sistem pengawasan Obat dan Makanan yang efektif. Upaya strategi dilakukan agar masyarakat berdaya menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih Obat dan Makanan yang aman. Salah satunya melalui kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi bersama Tokoh Masyarakat, berkolaborasi dengan Komisi IX DPR RI, yang membidangi urusan kesehatan, ketenagakerjaan dan jaminan sosial, termasuk BPOM.

Kegiatan ini sangat strategis karena tokoh masyarakat merupakan panutan dan memiliki kedekatan emosional dan kultural dengan akar rumput, harapannya informasi Obat dan Makanan yang aman lebih mudah diterima masyarakat. Diikuti sebanyak 200 peserta yang berasal dari masyarakat dengan berbagai latar belakang di salah satu cafe di Kota Makassar, 07/02/2026.

Kepala BBPOM Makassar Yosef Dwi Irwan menyampaikan bahwa Obat dan Makanan sangat penting dan strategis karena menyangkut aspek kesehatan, ekonomi, ketahan nasional dan daya saing bangsa, oleh karenanya penting untuk memastikan mutu dan keamanan dari produk obat, obat bahan alam, kosmetik dan pangan yang akan digunakan.

Menurutnya pada tahun 2030 – 2040 Indonesia akan mendapatkan bonus demografi, kondisi di mana jumlah penduduk usia produktifnya diatas 60%. Momentum ini hanya terjadi 1 kali dalam peredaban suatu bangsa. Namun jika konsumsi masyarakatnya adalah Obat dan Makanan yang tidak aman dan tidak sehat maka bukannya menjadi bonus justru menjadi beban dalam mencapai visi Indoensia Emas 2045” ujar Yosef

Sebagai narasumber Yosef Dwi Irwan memberikan materi tentang Cerdas dan Bijak Memilih Obat, Obat Bahan Alam, Kosmetik dan Pangan yang Aman, Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa) dan BPOM Mobile. “Mari bersama lindungi keluarga yang kita cintai dari produk Obat dan Makanan yang Tidak Memenuhi Syarat dan beresiko terhadap kesehatan. Cek legalitas produk melaui BPOM Mobile dan jangan percaya berita hoax, kebenaran informasi Obat dan Makanan, bukan kata orang tapi pastikan Kata BPOM.

Kepala BBPOM Makassar juga menyampaikan beberapa inovasi unggulan layanan publik BBPOM di Makassar, seperti: PEDANG PUANG BASOK, STARLING (Sertfikasi dan Informasi Keliling) serta LAKBIRI’TA (Layanan Audiensi Kepala Balai untuk Masyarakat).

Selain itu anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BPOM memiliki peran sangat penting dalam mengawal keamanan Obat dan Makanan.
Terlebih di era digital saat ini masyarakat harus bijak dalam belanja secara online, jangan mudah tergoda membeli produk yang menawarkan efek instan, karena biasanya yang sifatnya instant itu tidak baik, yang pasti harus telah memiliki BPOM.

Melalui kegiatan ini masyarakat bisa mengenal lebih dekat Badan POM, yang sangat penting dalam mendukung terwujudnya SDM yang sehat, unggul dan berdaya saing untuk Indonesia Emas 2045. Produk-produk yang setiap hari kita konsumsi membutuhkan pengawasan BPOM, agar Bapak Ibu mengikuti kegiatan ini dengan baik dan sampaikan informasi yang diperoleh kepada keluarga, tetangga, teman ataupun masyarakat lainnya agar makin banyak yang tahu memilih produk yang aman dan tidak membeli produk ilegal atau mengandung bahan berbahaya yang beresiko terhadap kesehatan” pungkas Ashabul Kahfi

Masyarakat yang membutuhkan informasi atau melihat pelanggaran terkait Obat dan Makanan dapat datang langsung di BBPOM Makassar di Jalan Baji Minasa No. 2 atau menghubungi layanan ULPK BBPOM di Makassar di 0852-11111-533