Makassar – Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat langkah pembangunan yang sejalan dengan kebijakan nasional. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., serta Pj. Sekda Barru Abubakar pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tindak Lanjut Arahan Presiden RI Prabowo Subianto tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Rakorda yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (9/2/2026), dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan dihadiri Wakil Gubernur Sulsel, unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota, wakil kepala daerah se-Sulsel, Kepala BNN Sulsel, FKUB Sulsel, serta sejumlah undangan lainnya.
Forum tersebut membahas berbagai agenda strategis nasional, di antaranya penguatan ketahanan pangan, percepatan hilirisasi, serta penyesuaian kebijakan efisiensi anggaran pusat yang berdampak pada daerah.
Usai kegiatan, Bupati Andi Ina menyampaikan bahwa Kabupaten Barru mencatatkan kinerja positif di sektor pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produktivitas pertanian Barru mengalami pertumbuhan signifikan.
“Produksi pertanian Barru meningkat hingga 19,20 persen. Angka ini melampaui rata-rata nasional yang berada di kisaran 13,7 persen. Selain itu, realisasi luas tanam mencapai sekitar 36 ribu hektare dari target 31.086 hektare pada tahun 2025,” jelasnya.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kontribusi nyata Kabupaten Barru dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah pusat.
Menanggapi arahan Gubernur Sulsel terkait pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih yang sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI, Bupati Andi Ina menyebut bahwa budaya kebersihan telah lama menjadi bagian dari aktivitas rutin di Barru.
“Pemkab Barru sejak lama telah menjalankan Gerakan Rabu Bersih yang melibatkan OPD, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat. Dengan adanya kebijakan baru, kami akan menyesuaikan jadwal agar dapat bergerak serentak di tingkat provinsi,” ujarnya.
Lebih jauh, Bupati perempuan pertama di Barru itu menuturkan bahwa sejumlah program strategis nasional telah berjalan di daerah, seperti Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, serta kesiapan dalam mendukung Program Sekolah Rakyat. Untuk mengoptimalkan peluang pendanaan APBN, Pemkab Barru juga akan melakukan pendataan dan penyiapan aset lahan yang memenuhi prinsip clear and clean.
Ia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan kebijakan nasional di daerah membutuhkan kerja sama semua pihak. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Barru akan terus menjaga komunikasi dan sinergi dengan DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat.
“Kami berkomitmen membangun kolaborasi yang solid agar setiap arahan Presiden dan Gubernur dapat diterjemahkan secara konkret dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Barru,” tegasnya.
Kehadiran lengkap jajaran pimpinan daerah Barru dalam Rakorda tersebut, menurut Andi Ina, menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah untuk bergerak cepat dan terarah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.