MAROS — Konferensi Anak Cabang (KONFERANCAB) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Maros Baru resmi digelar dengan mengusung tema “Regenerasi Kepemimpinan Membangun Pilar Kemandirian Organisasi.” Forum strategis ini menjadi titik balik penguatan kepemimpinan kader muda sekaligus konsolidasi gerakan sosial-kebangsaan di tingkat kecamatan.

Kegiatan ini dihadiri Camat Maros Baru Rudi, S.IP., M.M., Ketua GP Ansor PC Maros Abustam Djunaedi, Ketua PAC GP Ansor Maros Baru Akmal, S.Pd, Ketua Karang Taruna Kecamatan Maros Baru, para kepala desa/kelurahan se-Kecamatan Maros Baru, serta perwakilan OKP se-Kecamatan Maros Baru.

Membuka secara resmi KONFERANCAB, Camat Maros Baru Rudi, S.IP., M.M. menegaskan bahwa GP Ansor bukan sekadar organisasi yang eksis secara administratif, melainkan aktor penting penjaga kondusivitas dan sinergi sosial di masyarakat.

“KONFERANCAB bukan hanya forum memilih ketua, tapi momentum redefinisi arah gerak. Ansor harus melahirkan ide dan inovasi agar tetap relevan menghadapi tantangan zaman. Kami butuh mitra yang kritis sekaligus solutif bukan sekedar mengoreksi, tapi menghadirkan solusi. Mari bersama menjaga marwah daerah, mencegah kriminalitas, dan memperkuat persatuan,” tegas Rudi saat membuka kegiatan.

Ia juga mendorong kepengurusan terpilih untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan, guna memastikan program kepemudaan berdampak nyata bagi warga.

Ketua PC GP Ansor Maros Abustam Djunaedi mengingatkan panjangnya jejak perjuangan Ansor dalam sejarah bangsa. Menurutnya, militansi kader harus diarahkan pada kerja-kerja produktif dan penguatan kemandirian ekonomi.

“Ansor lahir dari rahim ulama dan selalu bersinergi dengan negara yang sah. Kader hari ini harus naik kelas: tidak boleh ada kader yang menganggur, tidak boleh memuliakan kemiskinan. Ambil peran di ruang publik, ekonomi, dan pemerintahan. Kritik boleh, tapi jangan berjarak dari negara kita mitra pembangunan,” ujarnya.

Abustam menekankan pentingnya membangun jejaring, usaha kader, dan program pemberdayaan agar Ansor hadir sebagai solusi konkret di tengah masyarakat.

Ketua PAC GP Ansor Maros Baru Akmal, S.Pd menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama masa kepengurusannya sekaligus harapan besar bagi kepengurusan berikutnya.

“Kami berharap kepengurusan selanjutnya lebih mandiri, aktif, dan berkhidmat dengan ikhlas. Ansor adalah organisasi gerakan—harus terus bergerak menegakkan nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan komitmen kebangsaan. Ke depan, fokus kita pada kreativisasi program, sinergi lintas elemen, penguatan ranting, pengajian, dan penguatan kaderisasi Banser,” katanya.

Hadirnya Karang Taruna, para kepala desa/kelurahan, dan OKP se-Kecamatan Maros Baru menegaskan semangat kolaborasi lintas sektor. Forum ini diharapkan melahirkan peta jalan program kepemudaan berbasis desa, penguatan relawan sosial, serta inisiatif ekonomi kader.

KONFERANCAB ini menjadi penanda bahwa regenerasi kepemimpinan bukan sekedar pergantian struktur, melainkan penguatan arah gerak, mandiri secara organisasi, adaptif terhadap tantangan, dan solid dalam sinergi kebangsaan.