MAKASSAR – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Darul Fikri Makassar Yang Berlokasi Jl. Meranti No.1, RT.001/RW.02, Pandang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222 terus memperkuat pengembangan fasilitas pendidikan sebagai bagian dari upaya transformasi menuju sekolah berstandar internasional
Langkah tersebut ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan kolam renang di kompleks sekolah di Jalan Meranti Raya, Kecamatan Panakkukang, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang melibatkan yayasan, tenaga pendidik, orang tua siswa, serta sejumlah tamu undangan.
Ketua Yayasan SIT Darul Fikri Makassar, Ustadz Rasyidin Adnan SH, mengatakan pembangunan kolam renang ini ditujukan sebagai sarana pendukung kegiatan belajar sekaligus pengembangan minat dan bakat peserta didik
“Ukuran 15 × 7 meter untuk kolam dewasa, dengan kedalaman 1,2 meter-1,4 meter, sedangkan untuk kolam anak-anak ukuran 3 x 6, dengan kedalaman flat di 0,8 meter,” sebutnya.
Selain pembangunan fasilitas, SIT Darul Fikri Makassar juga memperkuat kolaborasi kelembagaan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan. Melalui kerja sama tersebut, sekolah ini resmi menjadi lembaga pendidikan yang berada di bawah pembinaan MUI Sulsel.
Ada juga agenda yang lain yakni kerjasama secara official dengan Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan. Bahwa Sekolah Islam Terpadu Darul Fikri Makassar adalah sekolah binaan dari Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan,” ujarnya kepada wartawan
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, pihak sekolah juga melakukan penyematan tanda Duta Ulama Indonesia kepada para santri.
Untuk kemudian membina, turut membina anak-anak kami di Sekolah Islam ini, untuk memastikan bahwasannya kami tidak hanya mengembangkan riset, sains dan teknologi saja, tetapi juga adalah pengembangan ahlak, karakter dan juga semuanya adalah Berbasis Al-Quran dan Al-Hafiz,” jelasnya.
Rasyidin menambahkan, SIT Darul Fikri Makassar saat ini sedang menjalankan proses transformasi menuju sekolah internasional sesuai dengan visi yang telah ditetapkan.
Harapan kami, jadi sebagaimana visi yang sudah kami tetapkan, bahwa kami berikhtiar dan Insyaallah kami sudah on going untuk menuju sekolah internasional,” harapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihak yayasan baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan lembaga pendidikan di Jakarta untuk membuka peluang beasiswa bagi siswa yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Khususnya yang akan lanjut di perguruan tinggi, baik itu di Jepang, Australia, New Zealand, Turki, dan Jerman. Kebetulan alumni kami juga sudah ada di Arab Saudi, Mesir, kemudian di Jerman juga sudah ada,” pungkasnya.