MAKASSAR — Sebanyak 387 jemaah calon haji asal Kabupaten Bone tiba di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Rabu (22/4/2026). Mereka tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 Embarkasi Makassar, sekaligus menjadi rombongan perdana dari Bone yang memasuki tahapan pemberangkatan ke Tanah Suci.

Sebelumnya, para jemaah dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, di Masjid Agung Bone pada Selasa malam (21/4/2026), dalam suasana haru dan penuh doa.

Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Bone tahun ini mencapai 2.023 orang. Mereka akan diberangkatkan secara bertahap dalam delapan kelompok terbang (kloter) melalui Embarkasi Makassar.

Setibanya di asrama haji, para jemaah langsung mengikuti proses penerimaan melalui sistem one stop service. Layanan terpadu ini mencakup pemeriksaan kesehatan, penyelesaian administrasi, pembagian living cost, hingga penyerahan dokumen perjalanan dalam satu alur terintegrasi.

Pemberangkatan jemaah haji tahun ini terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama meliputi Kloter UPG-3, UPG-6, UPG-9, dan UPG-17 dengan tujuan Madinah. Sementara gelombang kedua, yakni Kloter UPG-22 hingga UPG-42, akan diberangkatkan melalui Jeddah.

Adapun jadwal keberangkatan selanjutnya, Kloter UPG-6 dan UPG-9 dijadwalkan menyusul pada 24 dan 27 April 2026. Sedangkan Kloter UPG-17 akan diberangkatkan pada awal Mei 2026.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bone, H. Muh. Rafi As’ad, mengungkapkan bahwa jumlah jemaah tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2025, Kabupaten Bone memberangkatkan 1.818 jemaah. Tahun ini bertambah menjadi 2.023 orang, atau meningkat sebanyak 205 jemaah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa terdapat 27 jemaah prioritas lanjut usia (lansia) yang mendapat perhatian khusus dalam proses pemberangkatan.

Dari delapan kloter yang diikuti, tiga di antaranya merupakan kloter utuh, yakni Kloter 3, 6, dan 22. Sementara lima lainnya merupakan kloter gabungan bersama daerah lain.

Rinciannya, Kloter 9 bergabung dengan jemaah dari Gowa dan Makassar. Kloter 17 bersama Makassar dan Sinjai. Kloter 31 bersama Jeneponto, Maros, dan Papua. Kloter 33 bersama Selayar. Sedangkan Kloter 42 merupakan gabungan dari Luwu, Makassar, Bantaeng, Bulukumba, dan Takalar.

Dengan pembagian ini, seluruh jemaah diharapkan dapat menjalani proses ibadah haji dengan tertib, aman, dan lancar hingga kembali ke tanah air.