Jakarta — Pemerintah Kabupaten Barru mempresentasikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2046 dalam forum koordinasi lintas sektor yang digelar bersama Kementerian ATR/BPN di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menyampaikan bahwa RTRW menjadi pijakan utama dalam mengarahkan pembangunan daerah secara terpadu untuk dua dekade ke depan. Dokumen ini dirancang tidak hanya sebagai pedoman teknis, tetapi juga sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Dalam paparannya, dijelaskan bahwa Barru memiliki potensi besar di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Pemerintah juga menargetkan penguatan berbagai sektor strategis melalui pengembangan kawasan unggulan, peningkatan konektivitas infrastruktur, serta optimalisasi sumber daya energi dan air.
RTRW yang disusun sejak 2020 ini telah melalui berbagai tahapan, termasuk konsultasi publik, pembahasan bersama DPRD, hingga kajian lingkungan hidup strategis. Pemerintah daerah juga menetapkan komitmen terhadap perlindungan kawasan hutan, pemenuhan ruang terbuka hijau, serta penguatan kawasan pertanian berkelanjutan guna menjaga ketahanan pangan.
Selain itu, pengembangan kawasan strategis seperti pelabuhan, kawasan agropolitan, minapolitan, hingga potensi energi baru turut menjadi fokus dalam dokumen perencanaan tersebut. Kawasan Garongkong disebut sebagai salah satu titik kunci dalam mendorong arus investasi dan distribusi barang di masa mendatang.
Pemerintah Kabupaten Barru menargetkan Ranperda RTRW ini dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah pada tahun 2026, setelah melalui tahapan persetujuan substansi dari pemerintah pusat.
Sementara itu, pihak Kementerian ATR/BPN menyatakan proses selanjutnya akan dilanjutkan ke tahap pembahasan teknis lanjutan guna memastikan keselarasan antara rencana tata ruang daerah dengan kebijakan nasional, sehingga implementasinya di lapangan dapat berjalan optimal.