Barru — Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, secara resmi membuka High Level Meeting TP2DD yang dirangkaikan dengan peluncuran QRIS SIAP Pasar, evaluasi PAD Triwulan I 2026, serta penyerahan SPPT PBB-P2 dan DHKP Tahun 2026 di MPP Kantor Bupati Barru, Kamis (23/4/2026).
Dalam arahannya, Abustan menekankan pentingnya percepatan digitalisasi transaksi di lingkungan pemerintah daerah. Ia meminta seluruh ASN hingga perangkat desa aktif menggunakan layanan perbankan digital dan QRIS guna meningkatkan efisiensi serta transparansi.
Selain itu, ia juga menyoroti capaian PAD yang dinilai masih belum optimal. Seluruh OPD diminta lebih inovatif dalam menggali potensi pendapatan, termasuk dari sektor layanan dan pemanfaatan aset daerah.
Dari sisi perbankan, Bank Indonesia mengungkapkan posisi digitalisasi Barru mengalami penurunan, terutama pada aspek pelaporan dan penggunaan instrumen pembayaran digital oleh ASN. Meski demikian, implementasi QRIS di Barru dinilai cukup progresif, dengan nilai transaksi yang terus meningkat.
Sementara itu, Bapenda Barru menegaskan komitmen untuk menerapkan sistem pembayaran pajak dan retribusi sepenuhnya non-tunai pada 2026. Upaya ini diperkuat melalui pembentukan Satgas PAD dan program QRIS SIAP Pasar yang menyasar pelaku usaha di pasar tradisional.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran OPD, perbankan, serta para pemangku kepentingan lainnya sebagai bentuk dukungan bersama terhadap percepatan digitalisasi dan peningkatan pendapatan daerah.