Makassar — Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan di jajaran Polda Sulawesi Selatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja institusi.
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026 yang mencakup posisi Wakapolda Sulsel hingga sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., M.H., Minggu (10/5/2026), menjelaskan bahwa mutasi merupakan proses rutin dalam tubuh Polri sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan efektivitas organisasi.
Dalam rotasi itu, Brigjen Pol Nasri, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sulsel mendapat amanah baru sebagai Kapolda Sulawesi Tengah. Posisi Wakapolda Sulsel kini diisi Brigjen Pol Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sulawesi Tenggara.
Selain itu, terjadi pula pergantian di jajaran direktorat reserse. Kombes Pol Dr. Andri Ananta Yudhistira, S.I.K., M.H., dipromosikan menjadi Wadirtipideksus Bareskrim Polri, sementara posisi Dirreskrimsus Polda Sulsel kini ditempati Kombes Pol Taufik Herdiansyah Zeinardi, S.I.K., S.H., M.H.
Untuk jabatan Dirreskrimum Polda Sulsel, Kombes Pol Feby Dapot P. Hutagalung, S.I.K., M.H., dipercaya menggantikan Kombes Pol Setiadi Sulaksono, S.I.K., M.H., yang mendapat tugas baru sebagai Karobinopsnal Bareskrim Polri.
Kabid Humas juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat Polri, baik pejabat lama maupun yang baru menjabat.
Dengan adanya pergantian pejabat tersebut, diharapkan kinerja Polda Sulsel semakin optimal dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
