KENDARI — SMKN 1 Kendari memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri melalui program Alfamidi Class bersama PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi). Program tahunan ini menjadi upaya sekolah menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan industri retail modern.
“Tanpa kolaborasi dengan dunia industri, materi yang kami berikan tidak akan maksimal. Kami membutuhkan dukungan sekolah, orang tua, dan industri agar lulusan siap kerja,” kata Guru Digital Marketing SMKN 1 Kendari, Muhammad Awal, S.Pd., M.Pd.
Program Alfamidi Class diawali dengan seleksi rekrutmen bagi siswa kelas X jurusan Bisnis Pemasaran SMKN 1 Kendari, Senin (14/9/2026). Seleksi tersebut menjadi tahap awal untuk memilih siswa yang akan mengikuti pembelajaran terintegrasi bersama Alfamidi.
“Program ini bertujuan menyelaraskan pembelajaran sekolah dengan kebutuhan industri retail modern melalui sinkronisasi materi dan kompetensi,” ujarnya.
Recruitment and Assessment PT Midi Utama Indonesia Tbk, Yorianto, mengatakan proses seleksi Alfamidi Class meliputi psikotes dan wawancara. Dari proses tersebut, pihaknya menargetkan sekitar 30 siswa untuk mengikuti program.
“Seleksinya meliputi psikotes dan wawancara. Dari hasil seleksi ini kami menargetkan sekitar 30 siswa yang akan mengikuti Alfamidi Class,” jelas Yorianto.
Siswa yang dinyatakan lolos nantinya akan mendapatkan pembelajaran terintegrasi dengan materi yang disesuaikan kebutuhan industri. Selain pembelajaran dari guru sekolah, siswa juga akan mendapat materi dari guru tamu yang merupakan praktisi Alfamidi.
“Melalui program ini, siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran dari sekolah, tetapi juga pengalaman dan materi langsung dari praktisi industri,” tuturnya.
Program Alfamidi Class juga memberikan sejumlah keunggulan bagi siswa. Di antaranya peluang penyaluran kerja langsung setelah lulus tanpa mengikuti tes rekrutmen umum, kualifikasi awal pada Grade 4, serta prioritas penempatan di wilayah Kendari dan sekitarnya sesuai kebutuhan perusahaan.
Pihak sekolah menyebut minat siswa terhadap jurusan Bisnis Pemasaran terus meningkat. Kepastian peluang kerja serta luasnya prospek karier di sektor retail dan digital marketing menjadi salah satu faktor yang mendorong minat tersebut.
“Harapan kami, melalui program ini siswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri sehingga setelah lulus mereka benar-benar siap masuk ke dunia kerja,” kata Muhammad Awal.
Melalui program Alfamidi Class, SMKN 1 Kendari dan PT Midi Utama Indonesia Tbk berharap dapat mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap memenuhi kebutuhan industri retail, khususnya di Sulawesi Tenggara.