Barru, 21 November 2025– Kabupaten Barru kembali menjadi pusat peradaban budaya dengan digelarnya Festival Budaya To Berru yang berkolaborasi dengan Festival Aksara Lontaraq pada 23–25 November 2025 di Alun-Alun Colliq Pujie. Agenda besar ini menghadirkan rangkaian program yang menghubungkan nilai sejarah, inovasi teknologi, dan kreativitas generasi masa kini.
Festival ini menjadi ruang perjumpaan berbagai unsur budaya, mulai dari Pameran Naskah Kuno Digital, Workshop Integrasi Budaya dan Teknologi, hingga Kelas Inkubasi Seni Media yang membuka wawasan baru tentang pelestarian tradisi melalui medium digital. Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan Lomba Storytelling Cerita Rakyat Aksara Lontaraq, serta penampilan spektakuler Tari Kolosal “COLLIQ PUJIE: Cendekia Penggerak Zaman” yang dipersembahkan sebagai penghormatan kepada tokoh perempuan cendekia dari tanah Bugis.
Tak hanya menampilkan seni pertunjukan, festival ini turut menghidupkan ruang publik melalui Pergelaran Seni Aktivasi Ruang Publik Museum Colliq Pujie, Instalasi Taman Cahaya, serta menghadirkan semangat komunitas lewat Temu Karya Komunitas, Lomba Permainan Tradisional, dan Pameran Kuliner UMKM yang memperkenalkan cita rasa lokal kepada pengunjung.
Penyelenggaraan festival ini merupakan kerja kolaboratif antara:
-Kementerian Kebudayaan RI.
-Direktorat Pengembangan Digital Budaya.
-Direktorat Sarana dan Prasarana.
-Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX.
-Pemerintah Kabupaten Barru.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam merawat warisan leluhur, menguatkan identitas budaya, serta menghadirkan pengalaman edukatif sekaligus rekreatif bagi masyarakat.
Festival Budaya To Berru dan Festival Aksara Lontaraq—ruang untuk kembali ke akar, merayakan kekayaan, dan menatap masa depan budaya Indonesia.
