Makassar — Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sulawesi Selatan menginisiasi Focus Group Discussion (FGD) guna menguatkan kualitas pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sulsel. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Harper Makassar, Selasa (2/12/2025).
FGD tersebut menghadirkan para ahli dan pemangku kepentingan strategis, antara lain Prof. Dr. Nur Haedar Jafar, S.Pt., M.Kes dari FKM Unhas, Hariani Jompa, SKM., M.Kes dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol. Ai Afriandi, S.H., S.I.K., M.M, serta Dr. dr. Muji Iswanty, S.H., M.H, Sp.DVE, Subsp.Ven, M.Kes, CMed yang memandu jalannya diskusi.
Para kepala sekolah dan guru penerima manfaat program SPPG Polda Sulsel juga turut hadir, memberikan perspektif langsung tentang implementasi Program MBG di lapangan.
Wakil Direktur Intelkam Polda Sulsel, AKBP Malpa Malacoppo, S.H., S.I.K., M.I.K., yang membuka kegiatan mewakili Direktur Intelkam, menjelaskan bahwa Polda Sulsel terus mendukung penuh program prioritas pemerintah, terutama MBG. Ia menekankan bahwa pengawasan yang kuat merupakan fondasi utama untuk menjaga kualitas layanan gizi bagi peserta didik.
“Polda Sulsel berkomitmen mengawal program pemerintah melalui penguatan fungsi pengawasan di SPPG. Saat ini kami telah membangun satu SPPG di Pacerakkang, Kecamatan Biringkanaya Makassar, dan ke depan akan diperluas ke seluruh Polres/ta yang sedang dalam tahap pembangunan,” jelasnya.
AKBP Malpa menambahkan bahwa forum ini menjadi ruang evaluasi bersama untuk mengidentifikasi kendala, menyelaraskan langkah antarlembaga, serta merumuskan strategi pengawasan yang lebih efektif dan akuntabel.
Dalam sesi diskusi, sejumlah perwakilan sekolah menyampaikan penghargaan atas kepedulian Polda Sulsel dalam memantau pelaksanaan MBG. Mereka menilai kehadiran Polri membantu memastikan distribusi makanan bergizi berjalan aman, teratur, dan sesuai kebutuhan siswa.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan program MBG membutuhkan dukungan lintas sektor. Ia menyatakan bahwa kolaborasi melalui FGD ini bertujuan memperkuat koordinasi agar kualitas layanan gizi tetap terjaga.
“Melalui diskusi ini, Polda Sulsel bersama seluruh stakeholder berupaya memastikan Program Makan Bergizi Gratis terlaksana dengan tepat sasaran, aman, serta terstandar sesuai pedoman kesehatan,” ujarnya.
FGD ditutup dengan kesepahaman untuk memperkuat sinergi dan memastikan pengawasan berkelanjutan demi keberhasilan program MBG di Sulawesi Selatan.