Makassar– Kondisi Asrama Mahasiswa Bone II yang berlokasi di Jalan Kalumpang, Kota Makassar, kian memprihatinkan dan mencapai kondisi terburuk. Pada Minggu (28/12/2025), bangunan tersebut mengalami kerusakan parah meskipun hanya diterpa hujan dan angin dengan intensitas biasa. Hal ini disebabkan oleh struktur gedung yang telah menua dan lama tidak mendapatkan perawatan.
Peristiwa ini menjadi gambaran jelas dari pembiaran berkepanjangan Pemerintah Kabupaten Bone terhadap aset milik daerah. Tanpa adanya cuaca ekstrem, material bangunan yang telah lapuk mulai runtuh satu per satu. Kerangka atap yang rapuh dan ambruk kini menjadi pemandangan yang harus dihadapi mahasiswa penghuni asrama setiap hari
Hujannya normal, tidak ada angin kencang. Tapi karena kayunya sudah keropos dan tidak pernah direnovasi selama bertahun-tahun, bangunan ini akhirnya tidak kuat lagi,” ungkap Syukur, salah satu mahasiswa penghuni Asrama Kepmi Bone.
Minimnya perhatian pemerintah dalam penganggaran renovasi dinilai bertolak belakang dengan komitmen mendukung pendidikan mahasiswa daerah yang sedang menempuh studi di perantauan. Para mahasiswa mengaku telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan, namun hingga penghujung tahun 2025, asrama tersebut tetap terbengkalai tanpa adanya upaya perbaikan
Saat ini, para penghuni hidup dalam rasa cemas setiap kali hujan turun. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Bone untuk segera mengambil langkah konkret berupa rehabilitasi menyeluruh, sebelum kondisi bangunan yang tidak layak huni ini menimbulkan korban dan membahayakan keselamatan jiwa.