Dr. Mulahizzun Amien Pimpin PCI Makassar Periode Baru, Siap Harumkan Nama Kota Makassar
MAKASSAR — Dr. Mulahizzun Amien secara resmi dipercaya memegang tampuk kepemimpinan PCI Kota Makassar untuk periode 2026–2030. Dalam sambutannya usai dilantik, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmen kuat untuk membawa organisasi Persatuan Cricket Indonesia di Kota Makassar menuju arah yang lebih maju, profesional, dan berprestasi di berbagai tingkatan kompetisi.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan ini merupakan amanah besar yang harus diemban bersama-sama oleh seluruh jajaran pengurus, pelatih, atlet, serta pemerhati olahraga cricket di Kota Makassar. Keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh pemimpinnya, melainkan oleh kekompakan dan gotong royong seluruh komponen yang ada di dalamnya.
“Amanah dan kepercayaan ini semoga bisa membawa cricket Kota Makassar jauh lebih baik dan bisa mengharumkan nama Kota Makassar di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Inilah cita-cita besar yang ingin kami wujudkan bersama-sama dalam lima tahun ke depan,” ungkap Dr. Mulahizzun Amien dengan penuh semangat.
Kegiatan pelantikan ini juga dirangkaikan dengan rapat kerja guna menyusun langkah strategis dan program kerja prioritas. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan PCI Sulawesi Selatan, Rukhuddin, serta Sekretaris PCI Sulsel, Rahyuddin, yang turut memberikan arahan dan dukungan agar kepengurusan baru dapat segera berjalan dengan efektif dan terarah.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan program pembinaan atlet dapat diperkuat secara berkelanjutan. Mulai dari penemuan bibit unggul di tingkat sekolah dan kelurahan, pembinaan terpusat yang terjadwal dengan baik, hingga persiapan matang menjelang kejuaraan, semua akan disusun dalam satu peta jalan yang jelas. Langkah awal ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet cricket andalan yang tidak hanya berprestasi di Porprov Sulsel 2026, tetapi juga siap terbang lebih tinggi mengharumkan nama Kota Makassar di panggung nasional maupun internasional di masa mendatang.