Barru — Pemerintah Kabupaten Barru menunjukkan komitmen dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat dengan segera melakukan perbaikan pada ruas Jalan Lawampang, Kecamatan Balusu–Tompo, Kecamatan Barru. Jalan tersebut selama ini mengalami kerusakan cukup parah dan telah lama dikeluhkan warga, khususnya masyarakat Desa Tompo dan Desa Binuang, serta para pengguna jalan.
Perbaikan dilakukan atas arahan langsung Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang sebagai wujud kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab aspirasi masyarakat serta memastikan akses transportasi tetap aman dan lancar.
Ruas Jalan Lawampang–Tompo merupakan jalur penghubung strategis yang menopang aktivitas ekonomi, sosial, pendidikan, dan pelayanan masyarakat antarwilayah. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTR-Perkim), Pemkab Barru langsung menurunkan tim teknis untuk melakukan penanganan awal pada titik-titik kerusakan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUTR-Perkim Kabupaten Barru melalui Bidang Bina Marga menjelaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan saat ini merupakan pemeliharaan sementara sebagai solusi jangka pendek, sembari menunggu realisasi penanganan permanen dari pemerintah pusat.
“Pemeliharaan ini merupakan bentuk respon cepat pemerintah daerah terhadap keluhan masyarakat. Sambil berjalan, kami juga menunggu tindak lanjut proposal penanganan jalan secara menyeluruh yang telah kami sampaikan ke Kementerian Pekerjaan Umum,” jelasnya, Sabtu (24/1/2026).
Ia menambahkan, proposal yang diajukan mencakup beberapa ruas strategis di Kabupaten Barru, di antaranya Ruas Jalan Lawampang Kecamatan Balusu–Tompo, Tompo–Kaerenge, serta Kaerenge Barru–Watu Kecamatan Tanete Riaja.
Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur dasar, khususnya jalan, menjadi salah satu prioritas utama dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah. Dengan dilakukannya perbaikan sementara ini, diharapkan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan lebih aman dan nyaman sambil menunggu terealisasinya penanganan permanen.