MAROS — Aksi nyata ditunjukkan oleh jajaran pegawai Kecamatan Maros Baru yang turun langsung membersihkan tumpukan sampah di salah satu saluran irigasi, Rabu ( 1 April 2026 ). Kegiatan ini menjadi pemandangan berbeda sekaligus bukti kepedulian aparatur pemerintah terhadap kondisi lingkungan di wilayahnya.

Dengan mengenakan pakaian kerja sederhana, para pegawai tanpa ragu masuk ke area irigasi untuk mengangkat sampah yang menyumbat aliran air. Sampah yang terdiri dari plastik, dedaunan, hingga limbah rumah tangga tersebut kemudian dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam kantong besar yang telah disiapkan.

Salah satu pegawai Kecamatan Maros Baru, Rudi Sanusi, yang turut terlibat langsung dalam proses pengangkutan sampah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama sebagai pelayan masyarakat.

“Kami turun langsung karena melihat kondisi irigasi sudah cukup memprihatinkan dan berpotensi menimbulkan genangan. Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai aparatur pemerintah. Harapannya, masyarakat juga bisa lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di saluran air,” ujar Rudi Sanusi di sela-sela kegiatan.

Tak berselang lama, mobil pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros tiba di lokasi. Petugas DLH langsung mengangkut kantong-kantong sampah yang sebelumnya telah dikumpulkan oleh para pegawai kecamatan, sehingga proses pembersihan berjalan cepat dan efektif.

Camat Maros Baru, Rudi Tutu, S.IP., M.M., memberikan apresiasi atas inisiatif dan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh jajarannya. Ia menilai aksi tersebut sebagai langkah konkret dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat sinergi antarinstansi.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif para pegawai yang turun langsung ke lapangan. Ini bukan hanya soal membersihkan sampah, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Camat Maros Baru juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke saluran irigasi maupun tempat-tempat yang dapat menyebabkan penyumbatan dan pencemaran lingkungan.

“Kami mengajak seluruh warga untuk lebih disiplin dalam mengelola sampah, dan jangan buang sampah di siang hari. Kemaslah sampah dengan baik dan rapi, kemudian simpan di bahu jalan yang dilalui mobil pengangkut sampah agar mudah diangkut petugas. Jangan lagi membuang sampah ke irigasi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan jadwal pembuangan sampah yang perlu diperhatikan masyarakat, yakni:

Pukul 19.00 malam sampai
Pukul 07.00 pagi

Menurutnya, kepatuhan terhadap jadwal tersebut sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memudahkan proses pengangkutan oleh petugas.

Kolaborasi antara pihak kecamatan dan DLH Kabupaten Maros ini pun mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Warga menilai aksi tersebut tidak hanya berdampak langsung pada kebersihan irigasi, tetapi juga menjadi contoh nyata pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu kesadaran bersama, khususnya bagi masyarakat, untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran irigasi yang memiliki peran vital bagi pertanian dan kehidupan sehari-hari.