Barru — Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung melanda wilayah Dusun Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, pada Sabtu (13/12/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. Kejadian yang berlangsung singkat tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga akibat terpaan angin kencang.
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari langsung turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi warga terdampak. Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Barru serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna memastikan penanganan awal berjalan cepat dan tepat sasaran.
Hasil pendataan sementara menunjukkan sebanyak 10 unit rumah warga mengalami kerusakan, khususnya pada bagian atap dan struktur bangunan penunjang, dengan tingkat kerusakan yang bervariasi. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Usai kejadian, pemerintah daerah bersama aparat desa, kecamatan, dan unsur terkait segera melakukan langkah-langkah penanganan awal, mulai dari pendataan warga dan rumah terdampak, pembersihan puing-puing bangunan bersama masyarakat, hingga penyampaian laporan awal ke BPBD Kabupaten Barru melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops).
Hingga saat ini, kondisi di lokasi bencana dilaporkan aman dan kondusif. Namun, beberapa rumah masih membutuhkan penanganan lanjutan berupa perbaikan serta bantuan material bangunan. Kebutuhan mendesak yang diperlukan antara lain terpal, seng atau penutup atap rumah, serta bantuan logistik dasar bagi warga terdampak.
Pemerintah Kabupaten Barru memastikan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor agar bantuan dan penanganan lanjutan dapat segera direalisasikan. Warga terdampak dalam kejadian ini berasal dari Dusun Pancana dan Dusun Cenrapole, yakni Sitti (70), Nurul Muhlisiyah (38), Sainuddin (45), Hamida (47), Fitriani (50), Masni (35), Alimuddin (40), Gusman (42), Jamaluddin (52), dan Sakka (62).