BARRU — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., mempresentasikan inovasi SIKECIL BERAKTA dalam penilaian Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) PRO Tematik 2026 bersama Tim Panel Independen di Ruang Basic Kantor Bupati Barru, Kamis (22/10/2026).

Inovasi yang dikembangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Barru ini mengintegrasikan pelayanan penerbitan akta kelahiran melalui fasilitas kesehatan, sehingga masyarakat dapat mengurus dokumen identitas anak secara lebih mudah, cepat, dan praktis sejak lahir.

Penerapan SIKECIL BERAKTA menunjukkan hasil positif. Cakupan kepemilikan akta kelahiran anak meningkat dari 93,72 persen pada 2022 menjadi 98,41 persen, sedangkan jumlah anak yang belum memiliki akta kelahiran turun dari 3.335 menjadi 858 anak.

Pengembangan inovasi juga terus dilakukan melalui transformasi digital, mulai dari layanan berbasis email dan WhatsApp hingga aplikasi website. Jejaring kerja sama yang semula melibatkan dua fasilitas kesehatan pada 2024 kini berkembang menjadi 13 fasilitas kesehatan pada 2026.

Dalam pemaparannya, Bupati menegaskan bahwa inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak memperoleh hak identitas dan perlindungan hukum sejak lahir.

SIKECIL BERAKTA menjadi salah satu finalis Top Inovasi Pelayanan Publik 2026 dalam KIPP PRO Tematik yang diselenggarakan Kementerian PANRB. Pemerintah Kabupaten Barru berharap inovasi ini terus berkembang dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.