MAKASSAR – Di tengah hiruk pikuk aktivitas dan rutinitas masyarakat kota, semangat untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an tetap menyala. Inilah yang tergambar dalam kegiatan Bakti LPPSDM BKPRMI Makassar yang mengusung tema “Tahsin Al-Qur’an”, digelar pada Sabtu, 8 November 2025 di Masjid Al-Azhar Blok B BTP Tamalanrea, Makassar.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang pembelajaran membaca Al-Qur’an, tetapi sebuah gerakan dakwah ruhani untuk menghidupkan kembali semangat umat dalam mendalami dan memperindah bacaan kitab suci.

Program ini diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (LPPSDM) BKPRMI Makassar sebagai bagian dari komitmennya mencetak generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak.

Materi tahsin Al-Qur’an dibawakan langsung oleh Direktur Daerah LPPSDM BKPRMI Makassar, Mohamad Khaidir, S.E. Seorang dai yang memiliki pengalaman mengajar Al-Qur’an hampir di semua jenjang umur.

Melalui metode tahsin, para peserta diajak memperbaiki makhraj dan tajwid bacaan Al-Qur’an secara sistematis dan penuh kesabaran

Kegiatan ini diampu oleh para instruktur berpengalaman yang tak hanya mengajarkan teori, tetapi juga menanamkan rasa cinta terhadap kalam Allah. Suasana kehangatan dan kekhusyukan tampak jelas di setiap lantunan ayat yang mengalun di ruang utama masjid.

Tahsin bukan hanya tentang memperindah bacaan, tetapi juga tentang membersihkan hati melalui suara dan lisan. Karena sesungguhnya, Al-Qur’an yang dibaca dengan benar bukan sekadar indah di telinga, tetapi juga menyejukkan jiwa.

Di antara sifat-sifat huruf adalah memantul dan lembut, setiap huruf memiliki tempat keluar dan sifat yang dianjurkan untuk dibaca sesuai sifat dan tempat keluarnya

Program ini menjadi bagian dari visi besar BKPRMI: “BKPRMI Berdaya, Masjid Berdaya Menuju Makassar MULIA.” Melalui kegiatan seperti ini, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan wadah kaderisasi ruh organisasi.

Bakti Tahsin Al-Qur’an menjadi simbol bahwa dakwah bisa dilakukan dengan cara yang lembut namun bermakna. Mengajarkan Al-Qur’an berarti menanam benih keberkahan — dan dari masjid-masjid inilah peradaban Islam akan kembali tumbuh, mengakar, dan berbuah manis.

Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, LPPSDM BKPRMI Makassar terus menebar cahaya Qur’ani, mengajak umat untuk tidak sekadar membaca, tapi juga menghidupkan Al-Qur’an dalam setiap denyut kehidupan.