Barru— Peringatan Milad ke-87 Darud Da’wah Wal-Irsyad (DDI) Mangkoso berlangsung khidmat dan semarak. Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., hadir sekaligus menutup secara resmi seluruh rangkaian kegiatan yang dirangkaikan dengan peresmian Grand Opening Pusat Perekonomian Toserba Terpadu DDI Mangkoso, Ahad (11/1/2026), di GOR Kampus III Putri Bululampang, Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Barru menekankan bahwa usia 87 tahun merupakan tonggak sejarah panjang bagi DDI sebagai organisasi Islam yang konsisten berkiprah di bidang pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat. Menurutnya, Milad DDI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi dan penguatan peran DDI di tengah masyarakat.
“DDI telah menorehkan kontribusi besar bagi pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter Islami dan berwawasan kebangsaan. Kiprahnya tidak hanya dirasakan di Mangkoso, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memberikan apresiasi khusus terhadap terbitnya karya monumental AGH. Abdulrahman Ambo Dalle. Buku tersebut dinilainya memiliki nilai ilmiah dan historis yang penting dalam memperkaya khazanah pemikiran Islam serta mempertegas identitas budaya dan keislaman DDI.
Ia menegaskan bahwa DDI selama ini dikenal sebagai organisasi Islam yang moderat dan menyejukkan, dengan semangat wasathiyah dalam menyampaikan amar ma’ruf nahi mungkar, tanpa meninggalkan nilai persaudaraan dan persatuan.
Rangkaian Milad ke-87 DDI yang diisi dengan kegiatan ilmiah, seni, olahraga, silaturahmi, hingga berbagai perlombaan turut mendapat apresiasi. Wakil Bupati menilai keberhasilan pelaksanaan seluruh agenda tersebut merupakan hasil sinergi dan kebersamaan seluruh elemen DDI.
“Keberkahan itu lahir dari kebersamaan. Apa yang kita saksikan hari ini adalah wujud nyata kerja kolektif yang patut diapresiasi,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas tingginya partisipasi para santri dan santriwati dalam setiap kegiatan. Menurutnya, para santri merupakan generasi pilihan yang menempuh jalan kehidupan dengan nilai-nilai agama di tengah tantangan krisis moral dan spiritual yang dihadapi bangsa.
“Menjadi pribadi yang baik jauh lebih bermakna daripada sekadar menjadi orang penting. Harapan besar kami ada pada para santri sebagai calon pemimpin masa depan,” pesannya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru, Wakil Bupati menegaskan komitmen untuk terus mendukung keberadaan dan pengembangan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, yang dinilai telah membawa nama baik daerah. Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara pesantren dengan lembaga pendidikan lain, serta keterlibatan aktif pesantren dalam memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, peresmian Pusat Perekonomian Toserba Terpadu DDI Mangkoso disebut sebagai langkah visioner dalam memperkuat kemandirian pesantren dan ekonomi umat. Wakil Bupati berharap unit usaha tersebut dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan, sehingga memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitar.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati Barru menyampaikan doa agar DDI Mangkoso terus tumbuh menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul, melahirkan santri yang kuat secara spiritual, cerdas secara intelektual, matang secara sosial, serta tetap menjunjung tinggi persatuan dan keharmonisan di tengah dinamika sosial dan politik.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso AG. Prof. Dr. H. Muh. Faried Wadjedi, Lc., M.A., ulama Al-Azhar Al-Syarif Mesir Syekh Ala Muhammad Mustafa Na’imah, pakar Qira’ah Sab’ah Prof. Dr. Syekh Salah Saki Ibrahim Al-Gadiri Al-Hasanah, Lc., M.A., pakar budaya Unhas Prof. Dr. Hj. Nurhayati Rahman Mattammeng, M.Hum., Ketua TP PKK Kabupaten Barru Andi Milawati Abustan, S.Sos., M.Si., Sekda Barru Abu Bakar, S.Sos., M.M., unsur Kementerian Agama, pimpinan wilayah DDI Sulsel, unsur Forkopimda, akademisi, tokoh masyarakat, alumni, serta para santri dan santriwati DDI Mangkoso.