Barru – Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan pendapatan daerah. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkaikan dengan peluncuran penggunaan QRIS pada layanan pasar serta Klinik Pendapatan Tahun 2025, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Baruga Pettu Adae, Lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekda Barru Abubakar, S.Sos., M.Si., Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Manajemen Intern Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Wahyu Indra Sukma, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Barru Farida Riani, GM of Finance PT Semen Tonasa Endah Sulistyo Haryani, S.E., Akt., Asisten III Setda Barru Dr. A. Muhammad Batara, S.STP., M.Si., para pimpinan OPD pengelola PAD, camat, kepala puskesmas, lurah dan kepala desa, kepala UPTD pasar, serta para kepala pasar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Barru menegaskan bahwa pelaksanaan HLM TP2DD menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja pendapatan daerah sekaligus mempercepat transformasi pengelolaan PAD yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

“Pendapatan Asli Daerah memiliki peran penting dalam menopang pembiayaan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, pengelolaannya harus terus diperkuat dan dibenahi,” ujarnya.

Pada Rapat Evaluasi PAD Triwulan IV Tahun 2025, Wakil Bupati memaparkan capaian pendapatan daerah. Target Pajak Daerah sebesar Rp38,9 miliar berhasil direalisasikan Rp36,7 miliar atau mencapai 94,38 persen.
“Capaian ini patut kita syukuri, namun tetap menjadi bahan evaluasi agar ke depan dapat ditingkatkan lebih optimal,” jelasnya.

Sementara itu, Pendapatan Retribusi Daerah dari target Rp69,3 miliar terealisasi Rp65,2 miliar atau 94,21 persen. Menurut Wakil Bupati, capaian tersebut menunjukkan masih adanya ruang peningkatan melalui penguatan sistem pemungutan, pengawasan, dan digitalisasi layanan.

Untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), realisasi mencapai Rp6,04 miliar dari target Rp6,54 miliar atau sekitar 95,11 persen. Wakil Bupati menekankan pentingnya peran aktif pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barru juga secara resmi meluncurkan penggunaan QRIS pada layanan pasar sebagai upaya mendorong transaksi non-tunai di sektor ekonomi kerakyatan.
“Penerapan QRIS di pasar diharapkan memudahkan masyarakat dan pedagang, sekaligus meningkatkan akurasi pencatatan retribusi daerah,” ungkapnya.

Selain itu, diluncurkan pula Klinik Pendapatan, yang akan menjadi wadah konsultasi, pendampingan, serta penyelesaian permasalahan pendapatan daerah secara kolaboratif.
“Klinik Pendapatan diharapkan menjadi ruang berbagi solusi, inovasi, dan praktik terbaik untuk meningkatkan PAD secara berkelanjutan,” tambah Wakil Bupati.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Barru juga menyerahkan penghargaan pajak daerah kepada wajib pajak dan pemungut pajak berprestasi dari berbagai kategori. Wakil Bupati menegaskan bahwa optimalisasi PAD bukan hanya tanggung jawab Badan Pendapatan Daerah, melainkan tugas bersama seluruh perangkat daerah hingga pemerintah desa dan kelurahan.

“Saya berharap melalui kegiatan ini terbangun komitmen dan sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pengelolaan pendapatan daerah yang modern, transparan, dan berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Barru,” tutupnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Barru, Hj. A. Hilmanida, S.STP., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengevaluasi capaian PAD Triwulan IV Tahun 2025, memperkuat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah melalui forum HLM TP2DD, meluncurkan QRIS pada layanan pasar dan Klinik Pendapatan, serta memberikan penghargaan kepada wajib pajak dan pemungut pajak daerah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komitmen bersama dan langkah konkret dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Barru secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Barru didampingi Pj Sekda Barru menyerahkan langsung penghargaan pajak daerah kepada para penerima dari berbagai kategori