Barru — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barru menggelar Konferensi Kabupaten (Konferkab) masa bakti 2025–2030 di Lantai 6 Gedung Tower Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemerintah Kabupaten Barru, Kamis (16/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi PGRI dalam mengevaluasi kinerja organisasi lima tahun terakhir sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program kerja ke depan.

Mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas”, Konferkab PGRI Barru secara resmi dibuka oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. Agenda utama konferensi meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus, penyusunan program kerja, serta pemilihan pengurus PGRI Kabupaten Barru periode 2025–2030.

Dalam sambutannya, Bupati Barru menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan prioritas utama pembangunan daerah. Ia menilai guru bukan sekadar bagian dari belanja daerah, melainkan investasi strategis dalam membangun masa depan Kabupaten Barru dan bangsa secara keseluruhan.

“Pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan adalah kunci kemajuan daerah. Untuk itu, profesionalisme dan kesejahteraan guru harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya peran PGRI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pendidikan, mulai dari transformasi digital, perubahan kurikulum, hingga dinamika sosial yang terus berkembang. Menurutnya, transformasi PGRI menjadi organisasi yang adaptif, inovatif, namun tetap berlandaskan nilai-nilai profesi merupakan sebuah keniscayaan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Melalui konferensi ini, Bupati berharap lahir kepemimpinan PGRI yang visioner dan berintegritas, serta program kerja yang relevan dengan kebutuhan zaman. Pemerintah Kabupaten Barru, lanjutnya, berkomitmen untuk terus berjalan bersama PGRI dalam meningkatkan kualitas, kesejahteraan, dan perlindungan profesi guru agar dampak transformasi pendidikan benar-benar dirasakan di ruang kelas.

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum., menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan Pengurus PGRI Kabupaten Barru atas terselenggaranya Konferensi Kabupaten tersebut. Ia menegaskan bahwa Konferkab memiliki tiga agenda pokok, yakni laporan pertanggungjawaban pengurus, penyusunan program kerja, dan pemilihan pengurus baru.

Ia mengimbau seluruh peserta konferensi untuk mengedepankan semangat persatuan dan musyawarah mufakat, termasuk membuka peluang pemilihan ketua secara aklamasi apabila memungkinkan. PGRI juga ditegaskan sebagai mitra utama pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan melalui koordinasi yang erat dengan Dinas Pendidikan.

Selain itu, Prof. Hasnawi menyoroti pentingnya penempatan guru pada posisi strategis, peningkatan kesejahteraan, serta perlindungan profesi guru. Menurutnya, guru yang sejahtera dan terlindungi akan lebih profesional, sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Barru dapat berkembang lebih pesat dan sejajar dengan daerah-daerah maju.

Konferensi Kabupaten PGRI Barru turut dihadiri Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum., Wakapolres Barru Kompol Lamakkanenneng, S.E., perwakilan Dandim 1405/Parepare Kapten Inf Bakhtiar, Kasubsi Intel Kejaksaan Negeri Barru Zulfikar Ervan, S.H., Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Sulsel Syahrir Makkasau, S.Pd., M.M., Rektor ITBA Al-Gazali Barru Prof. Dr. H. Kamaruddin Hasan, M.P., Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru Andi Milawaty Abustan, S.Sos., M.M., Ketua PGRI Kabupaten Barru H. Abdullah Tinco, S.Pd., M.Pd., serta unsur pengurus dan perwakilan satuan pendidikan se-Kabupaten Barru.

Konferensi Kabupaten ini diharapkan menjadi tonggak penguatan peran PGRI dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia Kabupaten Barru secara berkelanjutan.