Barru – Polres Barru menerjunkan puluhan personel untuk memastikan jalannya Napak Tilas Perjuangan Pacekke Tahun 2025 berlangsung aman dan tertib pada Sabtu (29/11/2025). Pengamanan dimulai dengan pelaksanaan Tactical Wall Game (TWG) yang dipimpin Kabag Ops Polres Barru, Kompol Andi Rahmat, sebagai sarana koordinasi teknis seluruh personel sebelum diterjunkan ke lapangan.
Kegiatan napak tilas yang menjadi agenda tahunan ini menarik antusias besar dari masyarakat. Sebanyak 125 tim dengan total 625 peserta memulai perjalanan sejarah dari Monumen Garongkong, Kelurahan Mangempang, lalu melintasi sejumlah titik penting yang telah ditentukan panitia, mulai dari Abbatunge, Binuang, Lawampang, Monumen A. Saripin, Bulu Congki Desa Ajakkang, hingga Jalan Poros Pacekke, sebelum mencapai garis finis di Monumen Pacekke, Desa Pacekke, Kecamatan Soppeng Riaja.
Untuk mendukung kelancaran acara, Polres Barru menyiapkan 60 personel yang tersebar di 16 titik pengamanan, mencakup pos jalur rute, pos monitoring, dan pos layanan cepat. Penempatan ini difokuskan untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan serta memberikan respon cepat apabila peserta mengalami kendala di tengah perjalanan.
Sebagai dukungan tambahan, satu unit ambulans serta tenaga medis turut disiagakan untuk memastikan peserta mendapatkan layanan kesehatan dengan segera jika mengalami kelelahan atau insiden medis lainnya.
Kasi Humas Polres Barru, Iptu Sulpakar, S.E, menegaskan bahwa keterlibatan Polres Barru dalam pengamanan merupakan komitmen untuk mendukung kelancaran kegiatan bernuansa perjuangan tersebut.
“Seluruh rangkaian Napak Tilas harus berjalan aman dan tertib. Setiap pos sudah kami siapkan agar mampu memberikan bantuan cepat setiap saat,” ujarnya.
Pelepasan peserta Napak Tilas Perjuangan Pacekke Tahun 2025 dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Barru, bersama A. Ilham Mattalatta, putra dari tokoh pejuang nasional Mayjen Purn. H. Andi Mattalatta, menandai dimulainya perjalanan sejarah yang kembali dihidupkan melalui kegiatan tahunan ini.