Makassar – Ramadan bukan hanya menjadi momentum peningkatan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk menguatkan peran masjid di tengah kehidupan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian Safari Ramadan hari ke-10 yang digelar di Biringkanaya.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Baburrahman, sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama warga setempat. Suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan terasa saat jamaah memadati masjid untuk menunaikan ibadah di bulan suci.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan ajakan agar masjid tidak hanya dimaknai sebagai tempat menunaikan salat semata. Lebih dari itu, masjid diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan umat, pusat kajian keislaman, serta tempat menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Ramadan ini bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga bagaimana kita menghidupkan fungsi sosial masjid. Masjid harus menjadi pusat peradaban, tempat umat belajar, berdiskusi, dan saling menguatkan,” ujarnya di hadapan jamaah.
Melalui Safari Ramadan yang terus digelar di berbagai wilayah, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih terbuka antara pemangku kepentingan dan masyarakat. Program-program yang dijalankan pun diupayakan agar benar-benar menyentuh kebutuhan warga dan memberikan manfaat nyata.
Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah serta memperkuat kolaborasi dalam membangun lingkungan yang religius, harmonis, dan peduli terhadap sesama. Ramadan pun diharapkan tidak hanya menjadi bulan penuh berkah secara spiritual, tetapi juga membawa dampak sosial yang positif bagi seluruh lapisan masyarakat.