MAROS – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros memasuki hari kedua dengan suasana yang semakin semarak. Bertempat di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB) Maros, malam syiar Islam tak hanya menjadi ajang religi, tetapi juga panggung kebangkitan ekonomi masyarakat melalui pameran UMKM dari 24 kabupaten/kota.

Ratusan produk unggulan daerah dipamerkan, mulai dari aneka makanan olahan khas, kerajinan tangan bernilai seni tinggi, hingga berbagai produk kreatif lainnya. Pameran ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati lokasi, terlihat antusias berkeliling, melihat, hingga membeli produk-produk lokal yang ditawarkan.

Kehadiran Bupati Maros, Dr. H. Andi Syafril Chaidir Syam, S.I.P., M.H., semakin menyemarakkan suasana. Ia turun langsung mengunjungi sejumlah stan UMKM, berdialog dengan para pelaku usaha, sekaligus memberikan dukungan nyata dengan membeli berbagai produk dari setiap tenan yang dikunjungi.

Tak hanya itu, Bupati Maros juga tampak aktif mempromosikan produk-produk UMKM di hadapan pengunjung. Aksi tersebut menjadi bentuk dukungan konkret dalam meningkatkan daya tarik serta penjualan produk lokal.

Dalam kunjungannya, Bupati turut didampingi oleh sang istri yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros. Kehadiran keduanya memberikan suntikan semangat bagi para pelaku UMKM yang ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di Sulawesi Selatan,” ujar Bupati Maros.

Pameran UMKM dalam rangkaian MTQ ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat yang lebih luas.

Dengan sinergi antara kegiatan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi, MTQ XXXIV Maros tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi berbasis masyarakat.