Dan ketika hasil dari proses yang tidak ideal itu dipersoalkan, yang terlihat adalah pemberitaan, bukan hambatan yang terjadi sejak awal.
Kami tidak sedang menyalahkan, melainkan mengingatkan bahwa komunikasi yang tidak berjalan dapat melahirkan persoalan yang lebih besar di kemudian hari.
Dalam situasi seperti ini, jurnalis berada pada posisi yang sulit.
Jika mereka diam, maka publik kehilangan haknya untuk tahu.
Jika mereka tetap bekerja dalam keterbatasan, maka risiko kesalahpahaman meningkat.
Dalam beberapa kondisi, situasi ini bahkan berkembang menjadi konflik yang berujung pada proses hukum.
Kami meyakini bahwa persoalan ini dapat dicegah jika komunikasi dibuka sejak awal.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sengketa pemberitaan memiliki mekanisme penyelesaian melalui jalur etik dengan melibatkan Dewan Pers.
Kami tidak menolak hukum. Namun kami berharap hukum ditempatkan secara proporsional, dengan mempertimbangkan konteks dan proses yang melatarbelakanginya
Bapak Presiden yang kami hormati,
Yang kami sampaikan bukan sekadar persoalan pers.
Yang dipertaruhkan adalah kualitas komunikasi publik, dan pada akhirnya kualitas demokrasi itu sendiri.
Kami berharap kepemimpinan nasional dapat mendorong terciptanya ruang komunikasi yang lebih terbuka, sehingga pers dapat bekerja secara optimal dan publik memperoleh informasi yang utuh.
Hormat kami,
Salim Djati Mamma
Ketua Umum PERJOSI
Surat terbuka ini bukan sekadar kritik, melainkan bentuk pengingat atas pentingnya komunikasi dalam tata kelola pemerintahan.
Dalam sistem demokrasi, diam tidak selalu berarti netral.
Dalam banyak kasus, diam justru memperbesar jarak antara negara dan rakyat
Ketika komunikasi tersumbat, yang bergerak bukan hanya informasi, tetapi juga persepsi, kecurigaan, bahkan potensi konflik.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kepercayaan publik menjadi taruhannya
Kini bola ada di tangan Presiden. Apakah negara akan tetap diam, atau mulai membuka ruang komunikasi yang selama ini terasa tertutup.
Bagaimana pandangan pembaca? Silakan sampaikan komentar Anda