MAROS – Setelah sempat vakum selama tiga tahun, kegiatan Festival Ramadhan Ceria di Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros akhirnya kembali digelar tahun ini. Kegiatan yang selama ini dikenal sebagai ajang silaturahmi sekaligus ruang kreativitas generasi muda tersebut kini kembali hidup dan disambut antusias oleh masyarakat.

Festival yang digagas oleh pemuda bersama masyarakat setempat ini menghadirkan berbagai kegiatan bernuansa religius dan sosial, seperti lomba-lomba islami, kegiatan keagamaan, serta berbagai aktivitas kebersamaan yang memeriahkan bulan suci Ramadhan.

Kembalinya festival tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat Dusun Taipa, mengingat selama tiga tahun terakhir kegiatan yang pernah menjadi kebanggaan pemuda desa itu tidak lagi terselenggara.

Formatur Ketua Karang Taruna Desa Majannang dalam keterangannya menyampaikan bahwa vakumnya kegiatan selama beberapa tahun terakhir seharusnya menjadi bahan evaluasi bersama bagi semua pihak agar ruang kreativitas pemuda tidak lagi terabaikan.

Menurutnya, kegiatan seperti Festival Ramadhan Ceria bukan sekadar hiburan semata, tetapi juga merupakan wadah penting bagi generasi muda untuk belajar berorganisasi, menyalurkan kreativitas, serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Selama tiga tahun kegiatan ini sempat tidak berjalan. Ini tentu menjadi refleksi bagi kita semua. Festival seperti ini bukan hanya acara seremonial, tetapi juga ruang bagi pemuda untuk berkembang dan berkontribusi bagi desa,” ujarnya.

Ia juga menyinggung bahwa potensi pemuda di Desa Majannang sebenarnya sangat besar. Namun tanpa dukungan dan perhatian yang memadai dari berbagai pihak, kegiatan-kegiatan positif seperti ini sulit untuk terus berjalan secara berkelanjutan.

“Pemuda di desa ini punya semangat yang luar biasa. Tapi tentu kegiatan seperti ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dan perhatian bersama. Kami berharap ke depan ruang-ruang kreativitas pemuda bisa lebih diperhatikan agar kegiatan positif tidak lagi berhenti seperti sebelumnya,” tambahnya.

Meski sempat terhenti cukup lama, masyarakat Dusun Taipa menyambut kembalinya Festival Ramadhan Ceria dengan penuh antusias. Banyak warga berharap kegiatan ini dapat kembali menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menjadi kebanggaan Desa Majannang.

Momentum kebangkitan Festival Ramadhan Ceria ini juga diharapkan menjadi awal bangkitnya kembali berbagai kegiatan kepemudaan di desa, terlebih di bawah suasana kepemimpinan yang diharapkan mampu memberi ruang lebih luas bagi kreativitas generasi muda.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat, Festival Ramadhan Ceria Taipa kini kembali hadir sebagai simbol bahwa semangat pemuda dan kebersamaan warga tidak pernah benar-benar padam.